Tentang Kami

Kami adalah pembaca buku, selamat datang di blog ini …

Para pendahulu mewarisi “The Given Knowledge– sumber ilmu pengetahuan – kepada pengikut dan masyarakatnya. Sumber ilmu pengetahuan tersebut ditulis atau didokumentasikan agar dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya. Dengan cara tersebut The Given Knowledge terus menerus diwariskan dari generasi ke generasi. Sebagiannya sampai ke tangan kita hari ini dan sebagian lainnya musnah oleh waktu atau oleh badai peradaban.

The Given Knowledge dipraktekan ke dalam kehidupan oleh para pendahulu untuk menghadapi tantangan hidup. Peradaban sebuah masyarakat dalam bentuk beragam lembaga yang mengatur hubungan sosial masyarakat, pada dasarnya merupakan perwujudan dari penerapan The Given Knowledge ke dalam kehidupan. Apa yang dialami oleh para pendahulu setelah mereka mempraktekan The Given Knowledge, mereka menuliskan atau mendokumentasikan kesannya tersebut. Dokumentasi tersebut kemudian menjadi referensi bagi generasi berikutnya untuk mempraktekan The Given Knowledge dalam kehidupannya. Namun tantangan lingkungan tidak selalu sama di tiap generasi, sehingga improvement atas praktek ilmu pengetahuan selalu terjadi. Dan ketika mereka melakukan improvement, mereka kemudian mendokumentasikannya kembali kesannya Рsekaligus merupakan dokumentasi ulang atau penyisipan bagi dokumentasi lama Рatas praktek The Given Knowledge. Ini kemudian menjadi referensi bagi generasi selanjutnya untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam hidup mereka. Begitu seterusnya, berawal dari satu sumber ilmu pengetahuan, manusia membangun dunia mereka.

The Given Knowledge kemudian dipahami berdasarkan referensi-referensi terdokumentasi yang didasari atas pengalaman-pengalaman atau praktek generasi sebelumnya. Kemudian, seperti kata mereka, adalah perlu untuk melakukan beberapa perubahan atau perbaikan atau bahkan pengingkaran atas beberapa bagian di dalamnya agar sumber ilmu pengetahuan tetap in line dengan sejarah manusia.  Meski mau tidak mau, dengan cara itu, ada banyak sisipan tertentu dari peradaban. Beberapa dari mereka merusak kemurniannya dan mengantarkan kita kepada hilang kesadaran. Dan itulah catatan-catatan terdokumentasi yang sampai ke tangan kita hari ini. Dan sekaligus itu menjelaskan pasang surut peradaban dan budaya umat manusia, sejarah kita, manusia dengan martabat yang selalu berupaya untuk mencari pengakuan atas nilai-nilai yang diyakininya.

Buku adalah dokumentasi atas kesan dan pengalaman-pengalaman umat manusia ketika dia mempraktekan ilmu pengetahuan untuk menghadapi tantangan hidup. Dengan demikian, buku-buku adalah bagian dari sejarah umat manusia. Buku membantu kita menyingkap tabir identitas kita. Dengan buku kita membaca data sejarah manusia. Bahkan ketika kita membaca novel, kita tidak sedang membaca fiksi, roman, drama, horor, epik atau thriller, melainkan kita sedang mempelajari cara berpikir, budaya dan perilaku manusia dan strategi-strategi yang dilakukan untuk menghadapi situasi.

Atas alasan tersebut, buku menjadi perhatian kami. Blog ini menjadi media untuk menjaga buku-buku sebagai salah satu warisan peradaban. Kami menuliskannya resensi atau ringkasan-ringkasan atas buku yang kami koleksi dan telah kami baca, demi generasi selanjutnya, agar mereka bisa mempelajari tentang kita hari ini dan tentang diri mereka dan menjaga mereka agar tidak kehilangan jejak dan kesadaran atas sejarah kemanusiaan.

Terimakasih telah berkunjung.

Mylab Thereader

One thought on “Tentang Kami

  1. Ping-balik: | MyLab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s